Uma Solud – Melayu, Cagar Budaya Langgar Kuno yang terletak di kampung Melayu, Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota sangat begitu menprihatinkan. Langgar Kuno yang dimana merupakan saksi sejarah perkembangan dan masuknya agama Islam di Bima ini kondisinya sangat perlu perawatan dan perbaikan karena bangunan sejarah juga merupakan identitas suatu Bangsa.
Sebagian bangunan Langgar Kuno ini materialnya 80%-nya masih asli, hanya atapnya yang di ganti dengan seng yang juga keadaannya bila hujan bocor dimana-mana, kata penjaganya Bapak Ismail (45).
“Langgar ini adalah peninggalan leluhur kami yang berasal dari tanah Sumatra datang ke Bima membawa atau menyiarkan agama Islam, oleh sebab itu uluran tangan Pemerintah setempat sangat diperlukan untuk biaya perawatan dan perbaikan”. Kata Bapak Ismail saat di wawancarai oleh Uma Solud Kamis (11/10/2012).Sebagian bangunan Langgar Kuno ini materialnya 80%-nya masih asli, hanya atapnya yang di ganti dengan seng yang juga keadaannya bila hujan bocor dimana-mana, kata penjaganya Bapak Ismail (45).
Langgar Kuno ini merupakan Masjid yang pertama kali di bangun di wilayah Rasanae atau Bima tahun pembangunan Langgar Kuno ini belum pasti dari berbagai sumber sejarah, yang di bangun oleh para Mubaligh dari Sumatra atau sebutannya orang Melayu pada abad 18. Bila di rawat dengan baik, Langgar Kuno ini bisa dijadikan objek wisata Religi atau wisata Sejarah untuk Kota Bima.(SM)
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !